Rakerda APJI Bali Perkuat Industri Jasaboga dan Ketahanan Pangan
Rakerda APJI Bali 2026 memperkuat peran industri jasaboga dalam mendukung ketahanan pangan dan ekonomi daerah.


Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pengusaha Jasaboga Indonesia (APJI) Provinsi Bali menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I APJI Bali 2026 di Inna Bali Heritage Veteran, Denpasar, Senin (25/5). Forum tersebut menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penguatan peran industri jasa boga dalam mendukung ketahanan pangan, ekonomi daerah, dan pariwisata Bali.
Rakerda mengusung tema “APJI Bali Hadir untuk Bali Melalui Kuliner, Mendukung Program Pemerintah dan Penguatan Ekonomi Daerah, serta Turut Membangun Ketahanan Pangan Menuju Indonesia Emas.”
Kegiatan itu dihadiri Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia Ni Luh Puspa, Ketua Umum DPP APJI Tashya Megananda Yukki, Anggota Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih atau Demer, Ketua HIPMI Bali Agung Bagus Pratiksa Linggih atau Ajus Linggih, Ketua Kadin Bali Made Ariandi, serta unsur pemerintah daerah dan pelaku usaha jasa boga.
Ketua Umum DPP APJI Tashya Megananda Yukki mengatakan industri makanan dan minuman masih menjadi salah satu penopang utama manufaktur nasional. Berdasarkan data Kementerian Perindustrian RI, pada kuartal I 2026 sektor tersebut tumbuh 6,23 persen dan berkontribusi sebesar 41,06 persen terhadap industri pengolahan nonmigas. Sektor tersebut juga menyerap sekitar 6,67 juta tenaga kerja dengan realisasi investasi mencapai Rp80,49 triliun.
Menurutnya, data tersebut menunjukkan industri makanan dan minuman memiliki posisi strategis dalam menjaga pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus memperkuat daya saing Indonesia di pasar global.
“APJI hadir bukan sekadar organisasi profesi, tetapi mitra pembangunan daerah melalui penguatan ekonomi lokal, digitalisasi, pengembangan SDM, dan perluasan akses pasar,” ujarnya.
Tashya menambahkan Bali memiliki kekuatan besar melalui pariwisata, warisan kuliner, serta UMKM lokal yang dapat dikembangkan menjadi model industri jasaboga modern berbasis kearifan lokal. APJI juga terus memperluas jaringan nasional dan internasional melalui berbagai program penguatan anggota, termasuk platform APJI Mart dan APJI Connect.
Melalui APJI Connect, organisasi tersebut membangun sistem konektivitas berbasis database anggota untuk memperkuat kolaborasi, pertukaran peluang usaha, hingga penguatan nilai tawar anggota terhadap supplier dan proyek-proyek besar.
Dalam Rakerda tersebut, APJI Bali juga membahas penguatan organisasi melalui sidang pleno terkait program kerja 2026–2027, AD/ART, serta keuangan organisasi. Selain itu dilakukan pelantikan pengurus DPC APJI kabupaten/kota guna memperkuat koordinasi dan pembinaan anggota di tingkat daerah.
Rakerda APJI Bali 2026 diharapkan melahirkan program kerja konkret yang mampu memperkuat industri kuliner, ketahanan pangan, dan pembangunan ekonomi Bali menuju Indonesia Emas.
Second Floor Junglegold Bali
Jl. Bypass Ngurah Rai No.25
Sanur, Denpasar Selatan
Kota Denpasar, Bali 80237
+62 857-3978-5802 info@apjibali.com